AKTIVITAS UNTUK BAYI DAN TODDLER

DUNIA SEBAGAI SEBUAH TEMPAT YANG WONDERFULL
Dari momet kelahiran, seorang bayi interaksi dengan lingkungannya dan dengan orang lain. Jika bayi diasuh dengan kecintaan ( by loving) oleh para pengaruh yang memberikan respon positif secara konsisten, maka bayi akan mulai memandang bahwa dunia sebagai sebuah tempat yang menyenangkan, mengagumkan (wonderful).

KEBUTUHAN EKSPLORASI
Sebagai seorang pengasuh, kita harus mengenali keingintahuan (Curios) bayi/ anak dan mengembangkannya. Kita kenalkan bayi/anak pada bermacam-macam situasi, obyek, dan aktivitas. Pengalaman baru membuat anak/bayi interes atau tertarik untuk mengeksplor lingkungannya.

THE FIVE SENSES
Bayi belajar banyak melalui penggunaan :
 Penglihatan
 Sentuhan
 Penciuman
 Rasa (lidah)
 Pendengaran
Seorang bayi sering menggunakan ke lima sense tersebut untuk mengeksplorasi lingkungannya. Misalnya; ketika diberikan bola warna merah menyala, mereka akan melihat, mengamati, menyentuhnya, bahkan mungkin menggerakkannya untuk mendapatkan suara atau merasakannya.

MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI
Untuk mendapatkan pertumbuhan dan perkembangan anak yang maksimum, mereka harus mengembangkan rasa
Interaksi yang positif dengan pengasuh akan meningkatkan kepercayaan diri bayi dan anak. Pengasuh juga memberikan pujian atas keberhasilannya, tak menjadi soal walau kecil. Ketika mereka tidak sukses puji atas usaha mereka.

KEBUTUHAN UNTUK QUIET TIME (SAAT TENANG)
Meskipun menstimulasi bayi itu penting, jangan biarkan mereka sibuk (bermain terus) sepanjang waktu. Sebagaimana kita, seorang bayi butuh quiet time untuk suck a thumb atau untuk tidur siang. Seiring pertumbuhannya, bayi butuh waktu untuk berpikir – waktu untuk mengembangkan ide-idenya tentang dunia mereka.

SETIAP ANAK ADALAH INDIVIDU YANG BERBEDA

TYPE AKTIVITAS
Kategori aktivitas untuk bayi dan anak:
• Aktivitas bahasa
• Aktivitas sensomotorik
• Aktivitas seni dan cratf
• Aktivitas musik/bernyanyi
• Aktivitas main drama

BIARKAN ANAK MEMIMPIN
Tidak pernah memaksa anak untuk berpartisipasi dalam suatu aktivitas tertentu. Tetapkan dalam pikiran (keep in mind) bahwa perhatian dan pengawasan guru/pengasuh lebih penting dari aktivitas apapun. Anak-anak akan tahu jika kita, guru/pengasuh tidak begitu tertarik (perhatian) terhadap mereka atau apa yang mereka lakukan. Their self worth and their view of the world are affected by the attitudes of the adults in their lives.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s