MEMILIH AL USWAH SEBAGAI WADAH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Selaku orang tua dari tiga orang anak-anak masa depan, memilih tempat yang tepat bagi perkembangan anak merupakan suatu bentuk investasi dunia akhirat. Kami mempertimbangkan beberapa aspek yang mutlak diperlukan anak dalam menapaki beberapa step terpenting di golden period mereka. Agama, merupakan pondasi yang bagi kami paling penting dalam mendidik anak. Ruang yang baik bagi perkembangan anak baik secara mental spiritual dan fisik mereka menjadi pertimbangan kami selanjutnya. Pendidik, adalah hal mutlak yang lain, dimana di tangan merekalah kami menitipkan buah hati kami. Pendidik yang sholih/sholihah, tegas, cerdas, kreatif, telaten dan mencintai serta memahami anak-anak kami, membuat kami merasa nyaman mempercayakan anak kami pada mereka.
Sejak mendengar beberapa masukan dari rekan dan kerabat kami, Insya Alloh kami mantap menapakkan langkah pertama dari anak pertama kami ke KBTKIT Al Uswah sekitar empat tahun yang lalu. Karena saya juga pendidik, saya percaya bahwa pendidikan anak sejak dini sangatlah penting. Saya juga berusaha mengikuti tuntunan bahwa “menuntut ilmu itu wajib dari buaian (bahkan kandungan ibu) hingga liang kubur’, membuat saya berpikir untuk memasukkan anak kami sedini mungkin ke sekolah. Di samping itu, saya dan saudara-saudara saya bahkan ibu bapak saya adalah produk dari sekolah di usia dini. Karena saat itu, KBTKIT Al Uswah mulai membuka kelas Toddler dan berdasarkan informasi dari kerabat mengenai keunggulan KBTKIT Al Uswah yang sesuai dengan kriteria yang kami ingini dalam memilih sekolah anak usia dini, membuat kami memutuskan untuk memasukkan anak pertama kami ke kelas tersebut.
Melalui beberapa waktu pengamatan secara langsung, setelah menyekolahkan anak pertama kami di kelas Toddler, kami semakin percaya bahwa kami telah menitipkan anak kami di kelas yang tepat. Saya akui bahwa KBTKIT Al Uswah tidak mengedepankan kemajuan sekolah secara fisik dengan gedung yang mewah dan penuh fasilitas, melainkan value yang terkandung dalam kemasan pendidikan. Dengan segala keterbatasan, justru anak digali potensi dan kreatifitasnya melalui kelas-kelas sentra. Anak pun dididik secara mandiri dan berakhalakul karimah. Bahkan kamipun sering belajar dari anak, misalnya tentang bagaimana adab makan, hadits-hadits dan doa-doa. Dengan metode belajar mengajar yang berpusat pada anak (atau istilah kerennya student learning centre), anak-anak pun belajar untuk berani bercerita dan mengemukakan pendapatnya serta membuat mereka kaya wawasan. Komitmen yang kuat untuk selalu berkembang dan berbenah diri demi kemajuan anak-anak didiknya merupakan keunggulan KBTKIT Al Uswah.
Karena kami merupakan orang tua yang bekerja, kami juga mempercayakan ketiga buah hati kami di bawah pengasuhan guru-guru PPAU (Pusat Penitipan Anak Al Uswah). Menurut kami, PPAU merupakan ujung tombak Al Uswah, selain para kepala sekolah (eks kepala sekolah dan kepala sekolah saat ini) dan mayoritas ibu guru yang mendidik anak-anak kami mulai dari toddler hingga TK B. Para guru PPAU mengajari anak kami untuk berakhlak karimah dan mandiri dalam keseharian misalnya mengajari untuk berbagi, berdoa sebelum dan sesudah tidur, memakai baju sendiri dbahkan toilet learning, dimana pengajaran-pengajaran tersebut sedikit sulit kami lakukan karena keterbatasan kami sebagai orang tua bekerja. PPAU menerapkan kedisiplinan seperti waktu tidur, waktu mandi, waktu bermain dan waktu makan bahkan merapikan mainan sendiri. Kepercayaan yang sulit didapat jika kami menitipkan anak pada pembantu atau baby sitter. Melalui PPAU dan KBTKIT Al Uswah, kami merasa telah menempatkan anak-anak pada lingkungan, waktu dan guru-guru berkualitas.
Semoga pendapat kami tentang KBTKIT Al Uswah bermanfaat. Semoga para guru Al Uswah mengedepankan dakwah dalam pendidikan mendapat limpahan rizki dan barokah seluasnya dari Allah SWT, serta ilmu yang mereka berikan kepada para anak didiknya dengan ikhlash menjadi amalan yang tidak pernah putus.
Oleh Amalia Rizki SE, Msi, Ak (Wali Murid Ananda Kei)

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s